Dia, blog
Pembelajaran bahasa berbasis riset
Artikel berbasis bukti untuk orang dewasa yang belajar berbicara dalam bahasa baru.
- 4 menit baca
Kalahkan Kurva Lupa: Mengapa Mengingat Mengalahkan Membaca Ulang
Membaca ulang melatih pengenalan. Mengingat melatih memori, dan dalam studi Karpicke dan Roediger, cara ini meningkatkan retensi sekitar 50%.
Memori · Metodologi · Pemula
- 4 menit baca
Periode Diam dalam Pembelajaran Bahasa: Kapan Harus Mulai Berbicara
Banyak pelajar mendengarkan selama berminggu-minggu sebelum mulai berbicara, dan fase diam itu berguna sebagai latihan. Setelah sekitar empat minggu tanpa mencoba berbicara, fase ini berubah menjadi penghindaran.
Pemula · Metodologi · Penelitian
- 5 menit baca
Comprehensible Input: Mengapa Mendengarkan Saja Tidak Membuatmu Lancar
Berjam-jam menerima input membuatmu menjadi pendengar yang baik. Untuk berbicara dengan lancar, kamu juga perlu output dan umpan balik, seperti ditunjukkan oleh penelitian interaksi Long.
Metodologi · Penelitian · Kelancaran
- 5 menit baca
Code-Switching dan Otak Bilingual: Mengapa Mencampur Bahasa Membantu
Bilingual yang lancar sengaja mencampur bahasa. Beralih antarbahasa setiap hari melatih kontrol kognitif.
Ilmu saraf · Budaya · Penelitian
- 5 menit baca
Kelancaran Sehari-hari vs Akademik: Mana yang Kamu Butuhkan
BICS, kelancaran percakapan sehari-hari, membutuhkan 6 hingga 24 bulan imersi. CALP, kelancaran akademik, membutuhkan 5 hingga 7 tahun. Kebanyakan pelajar membutuhkan BICS terlebih dahulu.
Kelancaran · Metodologi · Budaya
- 5 menit baca
Bahasa Ibumu Lebih Banyak Menolong daripada Mengganggu
Sebagian besar kekhawatiran tentang interferensi L1 sudah usang. Bahasa ibumu mendukung pembelajaran awal, dan interferensi nyata terbatas pada bunyi, kata-kata yang tampak serupa tetapi berbeda arti, serta idiom.
Penelitian · Metodologi · Pemula
- 5 menit baca
Kenapa kamu nggak nangkap omongan native speaker (bukan karena cepat)
Penutur asli tidak berbicara lebih cepat daripada audio buku teks. Mereka memendekkan dan menyambungkan kata dengan cara yang jarang direkam dalam buku teks.
Berbicara · Kelancaran · Pengucapan
- 5 menit baca
Tidur Adalah Saat Bahasa Menempel: Neurosains Konsolidasi
Kata-kata dan tata bahasa baru terkonsolidasi saat kamu tidur. Mengulang materi sebelum tidur dan berlatih beberapa menit setiap hari membantu memaksimalkan proses ini.
Ilmu saraf · Memori · Penelitian
- 5 menit baca
Bilingualisme dan Fungsi Eksekutif: Temuan Studi
Rata-rata, orang bilingual tidak lebih pintar. Banyak studi menemukan manfaat dalam hal perhatian dan peralihan tugas, serta munculnya gejala demensia yang lebih lambat.
Ilmu saraf · Penelitian · Budaya
- 4 menit baca
1.000 Kata Pertamamu Mencakup 75% Percakapan Nyata
Pelajari kata berdasarkan frekuensi, bukan topik. Seribu kata yang paling umum mencakup sekitar 75% percakapan sehari-hari.
Memori · Pemula · Metodologi
- 5 menit baca
Pengucapan Adalah Keterampilan Motorik: Cara Melatihnya
Aksen terbentuk dari kerja sama lidah, bibir, rahang, dan napas dalam hitungan milidetik. Latihan pasangan minimal dengan umpan balik cepat melatih pola tersebut.
Pengucapan · Ilmu saraf · Berbicara
- 5 menit baca
Output Hypothesis: Kenapa Bicara Lebih Penting daripada Mendengar
Mendengarkan membangun pemahaman. Menurut hipotesis output Swain, kamu belajar berbicara dengan memproduksi bahasa itu sendiri.
Berbicara · Metodologi · Kelancaran
- 5 menit baca
Spaced Repetition + Percakapan: Kenapa Hanya Berhasil Berdua
Flashcard melatih pengenalan dan percakapan melatih pengambilan. Pelajar yang menggabungkan keduanya mengingat lebih banyak kosakata daripada dengan salah satu metode saja.
Memori · Metodologi · Penelitian
- 7 menit baca
Kenapa bahasa Inggrismu mentok di level menengah (dan rencana 30 hari untuk lolos)
Flashcard membantu kebanyakan pelajar mencapai B1, tetapi kemajuan mereka sering terhenti di sana. Membaca tentang bidang yang kamu kuasai dan bercakap-cakap dengan giliran bicara 30 detik membantumu menuju B2 dan C1.
Menengah · Metodologi · Kelancaran
- 6 menit baca
Telat belajar bahasa Inggris? Ini kata studi 670.000 orang
Studi MIT terhadap 670.000 orang menemukan bahwa kemampuan belajar gramatika tetap stabil sampai sekitar usia 17,4 tahun, lalu menurun perlahan. Orang dewasa yang mulai belajar belakangan tetap bisa fasih dengan latihan yang cukup.
Ilmu saraf · Penelitian · Pemula